Keep up with our latest news and site updates

Subscribe Via RSS Reader

Senin, 26 April 2010

Cara Tepat Mengolah Makanan Bayi

Cara Tepat Mengolah Makanan Bayi

ibujari.com - Dalam mengolah makanan anak, pilihan
bahan makanan juga ikut menentukan nilai gizinya. Bahan makanan harus
selalu segar, tidak berbau, tidak berubah warna, tidak berubah teksturnya, dan terjamin kebersihannya. Misalnya saja, pilih ikan yang insangnya masih merah, dan bila ditekan dengan jari dagingnya terasa kenyal.

Cara menyimpan bahan makanan juga harus benar, agar terjaga kesegarannya.
Agar lebih tahan segar, semua bahan dapat disimpan dalam lemari es.
Untuk itu, bahan makanan perlu dibungkus dalam kemasan plastik.

Daging, ikan, ayam, dan hati, sebaiknya disimpan dalam kotak khusus yang
terletak di bagian bawah lemari es, supaya tidak cepat kering dan layu. Telur
diletakkan dalam rak khusus, sementara buah-buahan pada bagian tengah lemari es.

Khusus bayi, nasi timnya harus diolah dengan benar, caranya :

Bila setiap harinya nasi tim harus dimakan anak sebanyak dua kali, masak beras dan lauknya sekaligus menjadi bubur kental. Di samping praktis dan lebih cepat matang, bubur dapat meminimalkan hilangnya zat-zat gizi. Setelah itu, sebagian bubur "dicampurkan" dengan sayuran, sementara sebagian lagi disimpan dalam
lemari es. Sayuran harus dimasak terpisah dan mendadak, agar tidak kehilangan zat-zat gizinya.

Pilih sayur yang rendah serat, seperti bayam,
wortel, labu kuning, dan kankung, sehingga memudahkan kerja saluran cerna
anak.
Memasak sayuran jangan terlalu lama agar zat-zat gizi tidak banyak yang hilang dan tidak mengubah rasa.
Air perebusnya juga jangan terlalu banyak.
Jangan lupa tambahkan lemak (margarin, santan, minyak dan keju), karena sayuran mengandung sumber pro vitamin A.
Untuk mengkonversikannya menjadi vitamin A, diperlukan
lemak.

Tidak perlu garam atau bumbu penyedap.
Sementara itu, makanan untuk balita seringkali dianggap
remeh oleh para ibu.
Karena sudah bisa makan makanan keluarga, ibu lupa
bahwa balita tidak bisa
makan makanan pedas yang merangsang. Untuk itu, ibu
perlu juga memasak lauk yang 'netral'


1. Mengukus
Ini adalah salah satu cara memasak yang paling disukai. Dengan cara ini, nutrisi yang hilang dapat diminimalisir. Makanan yang dikukus lebih banyak mengandung vitamin dan mineral dibandingkan yang direbus, sayuran dan buah yang dikukus warnanya lebih terang daripada yang direbus. Sisa air yang ada dapat disimpan dan digunakan untuk campuran puree.
2. Merebus dan Tim
Kekurangan dari cara ini adalah dapat menyebabkan hilangnya nutrisi (terutama vitamin B & C dan mineral yang mudah larut). Kehilangan ini dapat diatasi dengan mengurangi jumlah air yang digunakan untuk memasak. Air sisa rebusan dapat disimpan dan digunakan untuk puree.
3. Memanggang
Memanggang adalah memasak dengan menggunakan panas yang terdapat di dalam oven. Kelebihannya, bisa memasak dalam jumlah yang banyak. Nutrisi yang hilang sedikit dan makanan bisa dicerna dengan mudah.
4. Microwave
Kekurangannya adalah hanya bisa memasak dalam jumlah sedikit. Rasa dan nilai nutrisi yang ada dalam sayuran sangat baik dibandingkan dengan cara yang lain.
5. Menggoreng
Goreng masakan hanya bila diperlukan. Menggoreng dengan sedikit minyak lebih baik daripada menggoreng dengan banyak minyak. Menggoreng dengan minyak yang banyak pada suhu yang tinggi dapat memproduksi zat kimia beracun seperti peroksida, aldehid, keton, hidroperoksida, cyclic monomeres dan lain-lain. Akan lebih baik lagi bila tidak menggunakan minyak bekas pakai.
6. Pressure Cooker
Hilangnya nutrisi bisa dikurangi dengan cara ini karena hanya menggunakan sedikit air.
7. Dibakar
Kekurangan metode ini adalah bila makanan dibakar dengan menggunakan arang dan api, maka bisa menimbulkan efek karsiogenik.
Untuk buah dan sayuran
Mengukus adalah metode yang paling disukai, kemudian diurutan kedua adalah merebus dengan sedikit air. Untuk bahan makanan jenis kentang dapat dipanggang selain juga ditim. Anda juga dapat menggunakan microwave untuk memasak bila suka – hanya saja bila masak dengan microwave biasanya kita tidak bisa memasak sekaligus dalam jumlah banyak.
Untuk daging
Dipanggang adalah metode yang disukai karena sebagian besar nutrisinya bisa tetap terjaga. Biasanya, puree daging lebih baik dicampur dengan air putih karena kaldu yang berasal dari daging sendiri rasanya terlalu keras untuk bayi. Bila anda merebus daging di dalam air kemudian airnya anda buang, berarti anda juga membuang sebagian nutrisi yang terdapat di dalam daging yang anda rebus tadi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TV OnLine

Live TV (Mivo TV-RCTI-TRANS TV-SCTV-GLOBAL TV):

 
2009 DARK ANGEL All Rights Reserved.
blogger theme designed by blogger templates